Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Saturday, May 7, 2016

Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Besaran pokok lalah besaran yang satuannya telah ditetapkan berdasarkan kesepakatan intemasional Menurut sistem Satuan Internasional (SI) maka ada tujuh besaran pokok yang diterapkan di seluruh dunia :
1. Satuan Panjang
Satuan panjang dalam Satuan Intemasional (SI) berlambang m (meter) Standar Internasional menggunakan ukuran 1 meter sama dengan I.650.763,63 x panjang gelombang cahaya berwama jingga dari atom krypton. Ukuran yang lebih panjang dan biasanya dipakai untuk jarak antara tempat yang satu dengan lainnya lalah kilometer (km). Adapun turunan satuan-satuan panjang lainnya lalah :
Macam-macam alat pengukur panjang di antaranya
a Mistar (meteran) - digunakan untuk mengukur panjang benda yang tidak begitu panjang.
b Roll meter - digunakan untuk mengukur jarak antar tempat (yang ukurannya panjang/jauh), misalnya untuk mengukur luas tanah, luas lapangan, sawah dan bangu- nan rumah
c Mikrometer - alat yang dipakai untuk mengukur tebal suatu benda
d Jangka sorong- digunakan untuk mengukur diameter bagian dalam, bagian luar dan kedalaman tabung
2. Satuan Luas
Satuan luas lalah turunan dari satuan panjang yang diukur dalam satuan meter persegi (m2) Luas I m2 sama dengan luas bujursangkar yang panjang sisi-sisinya 1 meter Penurunan satuan persegi :
3. Satuan massa
Massa adalah sesuatu yang menyatakan jumlah zat yang terkandung dalam benda, diukur dengan satuan kilogram (kg). Dalam sistem Satuan Intemasional (SI) ditetapkan bahwa un- tuk 1 kilogram standar digunakan sebuah silinder sama dengan massa 1 liter air mumi pada suhu 40C Masa benda sering juga disebut berat benda.
Penurunan satuan massa :
4. Satuan waktu
Dalam SI (Sistem Internasional) satuan waktu dinyatakan dalam detik (dt) atau sekon. Satuan itu berdasarkan ukuran yang diperlukan atom Cesium untuk bergetar 9.192.631.770 kali. Pada jaman dahulu orang menciptakan alat ukur waktu dengan petunjuk bayangan matahari atau dengan jam pasir Kemudian berkembang lebih maju. Para ahli memanfaatkan getaran atom cesium 133, yang kemudian disebut jam atom dan dipakai sebagai ukuran standar. Sekarang kita menggunakan alat ukur waktu berupajam, arloji, stopwach dan seba- gainya
Penurunan satuan waktu :
5. Satuan Volume
Satuan volume lalah turunan dari satuan-satuan panjang yang diukur dalam satuan meter kubik (m3)
1 m3 sama dengan isi kubus yang memiliki rusuk-rusuk dengan panjang 1 m Penurunan satuan kubik :





Tuesday, May 3, 2016

Pengertian Besaran dan Satuan

Membandingkan suatu besaran dengan satuan disebut mengukur. Dalam kegiatan sehari-hari seringkali dilakukan pengukuran terhadap sesuatu, misalnya mengukur benda, mengukur panjang dan lebar suatu bangun, mengukur jarak perjalanan dan Iain sebagainya.
Besaran lalah sesuatu yang dapat diukur dan memiliki nilai yang dinyatakan dengan bilangan Contoh :
a. Jarak Surabaya - Pandaan 50 km
b. Berat buku 0,5 kg
c.. Banyaknya air 20 liter
d.. Lamanya pelajaran 2 jam, dan lain sebagainya
Bilangan 50; 0,5; 20; 2 adalah nilai besaran

Satuan lalah sesuatu yang digunakan untuk menyatakan nilai suatu besaran Biasanya dinyatakan dengan meter, milimeter, kilometer, gram, kilogram, jengkal. depa, liter, tong. cangkir. dan sebagainya Padajaman dahulu, orang menggunakan satuan panjang dengan menggunakan anggota tubuhnya misalnya 1 depa, (satu rentangan tangan), 1 jengkal (satu rentangan jari kelingking dan jari jempol), 1 langkah (satu rentangan kedua kaki), dan sebagainya
Contoh :
a. 10 kilometer
b. 1 meter
c. 10 liter
d. 50 kilogram
e. 23 depa
f. 2 jengkal
g 2 jam dan lain sebagainya.

Satuan yang tepat dan baik harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. satuan itu tetap, tidak mengalami perubahan oleh pengaruh apapun
2. satuan itu bersifat internasional, sehingga dapat dipakai dimana-mana

3. satuan itu mudah ditiru oleh setiap orang yang ingin menggunakannya

Friday, April 29, 2016

Pengertian Gaya Tak Sentuh

Gaya tak sentuh merupakan gaya yang mempengaruhi benda tanpa bersentuhan langsung dengan benda tersebut. Untuk jenis gaya ini sering kali kita tanpa sadar senantiasa melihat efeknya dalam kehidupan sehari- hari. Misalkan saat mangga jatuh dari pohon atau saat memainkan mag¬net untuk menarik logam-logam kecil. Pada peristiwa-peristiwa tersebut benda (buah dan logam) bergerak, namun tidak terlihat siapa atau apa yang menarik atau mendorongnya. Pada peristiwa mangga jatuh dikenal sebagai gaya gravitasi; dan peristiwa logam-logam kecil tertarik magnet disebut gaya magnet; di mana dalam memberikan gayanya mereka tidak memerlukan sentuhan dengan benda yang ingin mereka gerakkan. Beberapa contoh dari gaya tak sentuh adalah:

a. Gaya magnet
Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan oleh magnet. Gaya magnet dapat digunakan untuk menarik jarum, paku, serbuk besi, dan benda-benda logam , lainnya. Jika sebuah penjepit kertas didekatkan pada magnet, maka penjepit kertas tersebut akan menempel pada magnet karena adanya gaya magnet.       

b. Gaya listrik
Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan oleh benda yang bermuatan listrik untuk menarik atau menolak satu sama lain. Sebuah penggaris yang digosokkan pada rambut kering dapat menarik potongan kertas kecil. Hal itu disebabkan pada penggaris tersebut terdapat muatan listrik yang dapat menimbulkan gaya listrik.
 
c. Gaya gravitasi bumi

Gaya gravitasi adalah gaya yang dimiliki benda bermassa untuk saling tarik-menarik. Batu yang dilemparkan ke atas dan daun yang gugur akan jatuh ke bumi. Kedua peristiwa ini terjadi akibat adanya gaya gravitasi bumi. Bulan juga dapat menim- bulkan gaya gravitasi yang berpengaruh pada pasang surut air laut. Semakin jauh dari bumi, gaya gravitasi bumi semakin kecil. Gaya gravitasi bumi di daerah kutub lebih besar daripada gaya gravitasi bumi di daerah katulistiwa.

Pengertian Gaya Sentuh

Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja pada suatu benda dengan melalui sentuhan pada permukaan benda tersebut. Beberapa contoh gaya sentuh antara lain: gaya otot, gaya pegas, gaya mekanik, dan gaya gesek. Gaya jenis ini termasuk paling sering kita temui secara sadar dalam kehidupan sehari-hari, seperti peristiwa pedagang mendorong gerobak, anak menendang bola, bermain tarik tambang, dan lain sebagainya.
 
a. Gaya pegas
Gaya pegas adalah gaya yang ditimbulkan oleh benda yang memiliki sifat lentur atau karet, misalnya karet atau pegas yang direntangkan
. Anak panah yang terlepas dari busurnya dapat melesat jauh karena adanya gaya pegas.


b. Gaya otot
Gaya otot adalah gaya yang dihasilkan oleh otot manusia atau hewan untuk mendorong, menarik, mengangkat, atau melakukan pekerjaan lain. Contoh pekerjaan yang menggunakan gaya otot dalam kehidupan adalah mengangkat batu, mendorong meja, dan menimba air. Pada saat kita mendorong meja, kita harus menyentuh meja itu untuk memberikan gaya kepada meja. Demikian pula jika kita melemparkan batu dengan menggunakan ketapel, maka kita juga menggunakan gaya otot. Seorang anak yang mengayuh sepeda dan pemain basket yang melempar bola basket juga menggunakan gaya otot.

c. Gaya mesin
Gaya mesin adalah gaya yan
g dihasilkan oleh mesin; atau gaya yang dimiliki oleh mesin-mesin untuk me- lakukan berbagai pekerjaan. Contohnya memindahkan batu ke dalam truk dan menggiling padi. Sepeda motor, mobil, dan kapal dapat bergerak dengan mengguna¬kan gaya mesin.

d. Gaya gesek
Gaya gesek adalah gaya yang dihasilkan oleh suatu permukaan kasar untuk melawan gaya yang menggerakkan suatu benda pada permukaan tersebut.

Akibat adanya gaya gesekan, maka sebuah kelereng yang sedang bergerak dapat berhenti, kita dapat berjalan, dan mobil yang melaju dapat dihentikan.

Pengertian Gaya

Pada setiap kegiatan kita selalu melakukan gaya. Seperti mendorong mobil, menggunakan lift untuk berpindah ke lantai atas, mendorong pintu sehingga terbuka, menarik sebuah pita karet, mengangkat sebuah buku, menekan segumpal tanah liat, dan masih banyak contoh kegiatan lainnya.
Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang diberikan pada sebuah benda. Kadang-kadang, akibat suatu gaya tampak demikian jelas, seperti saat sebuah mobil melaju dan menabrak sebatang pohon.
Akan tetapi, akibat suatu gaya tidak tampak jelas, misalnya gaya dari lantai yang bekerja pada kaki. Gaya dapat ditunjukkan dengan tindakan-tindakan seperti mendorong, menarik, merenggangkan, membengkokkan, dan menjatuhkan bola.

Pengertian
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda.

Satuan gaya dalam sistem SI (sistem internasional) adalah newton, satu newton adalah gaya yang memberikan percepatan 1 m/s2 kepada massa 1 kilogram.

1 N = 1 kg m/s2

Satu dyne adalah gaya yang memberikan percepatan 1 cm/s2 kepada massa 1 gram. Hubungan 1 N dengan 1 dyne dapat dinyatakan sebagai:
1 N                         = 1 kg m/s2
= (103 g)(102 cm)/s2
= 105 g cm/s2
= 105 dyne
Jadi, 1 N               = 105 dyne

Satuan gaya yang dipakai sehari-hari adalah kilogram-gaya (kgf) dan gram-gaya (gf).
1 kgf = 9,8 newton —» dibulatkan menjadi 10 N
1 gf = 980 dyne —» dibulatkan menjadi 1.000 dyne


Pengukuran gaya dapat dilakukan dengan menggunakan dinamometer atau neraca pegas. Besar gaya yang ditimbulkan dapat dilihat pada skala dinamometer tersebut.