Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

Monday, October 13, 2014

faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya migrasi

Migrasi atau perpindahan penduduk sering terjadi pada kehidupan sehari-hari. Migrasi tersebut sebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

1. Lahan tanah yang semakin sedikit
Seamakin banyaknya penduduk menyebabkan lahan untuk pemukiman dan pertanian semakin sempit. Sedangkan kebutuhan lahan tanah semakin besar. Jika kepadatan penduduk itu terus bertambah maka akan muncul pemukiman  yang sangat padat, kumuh dan tidak sehat. Selain itu lahan pertanian yang semakin berkurang, diperlukan untuk membuka lahan baru. Sehingga perlu adanya migrasi untuk mengurangi kepadatan penduduk dan membuka lahan pertanian baru.

2. Bencana alam
Daerah yang dekat dengan gunu
ng berapi sangat rentang terhadap terjadi bencana yang membawa korban jiwa. Migrasi diperlukan untuk memindah penduduk ke tempat yang lebih aman sehingga jumlah korban bencana bisa dikurangi. Selain itu daerah dekat pantai yang berpotensi terjadinya tsunami juga perlu penduduknya melakukan migrasi ke tempat yang agak jauh dari pantai agar jika terjadi tsunami bisa cepat menyelematkan diri.

3. Pertentangan dan konflik
Terjadinya peperangan dan konflik antar negara atau eknis bisa menyebabkan orang melakukan migrasi dengan meminta suaka ke negara lain. Hal ini dilakukan karena niatan untuk mendapatkan tempat aman dan untuk menyelamatkan diri dari perang. Tapi biasanya migrasi ini bersifat sementara, pada saat perang mereka mengungsi tetapi ketika terjadi perdamaian mereka akan kembali lagi ke tempat tinggalnya lagi.

4. Kondisi alam
Terjadinya kekeringan sering menyebabkan orang berpindah ke tempat yang lebih subur dan banyak air. Selain itu kondisi alam yang berbukit-bukit menyebabkan orang sulit melakukan aktifitas kehidupannya. Maka mereka pindah ke dataran rendah karena dataran rendah terdapat fasilitas jalan dan lainnya, sehingga mudah untuk melakukan aktifitas kehidupan sehari-hari.

5. Faktor ekonomi dan pendapatan
Orang melakukan migrasi karena ini meningkatkan pendapatnya, diharapkan dengan pindah ke daerah lain bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga bisa meningkatkan penghasilnya. Biasanya migrasi ini banyak dilakukan penduduk desa yang berpindah ke kota. 

6. Faktor pendidikan
Lembaga pendidikan tinggi yang hanya ada di kota-kota besar atau daerah tertentu, membuat sebagian orang memilih berpindah untuk tinggal dan belajar di daerah tersebut. Contohnya Yogjakarta yang banyak terdapat universitas dan sekolah tinggi, sehingga di sana terdapat banyak mahasiswa yang berasal dari luar daerah.

Sunday, October 12, 2014

Dampak positif dan negatif urbanisasi bagi desa dan kota

Pengertian urbanisasi adalah perpindahan penduduk desa ke kota. Urbanisasi banyak didorong karena maslah ekonomi. Penduduk desa tertarik hidup di kota karena ada banyak lowongan kerja dan fasilitas lebih bagus. Padahal di kota tidak sebagus apa yang ada di angan-angan. Kehidupan di kota penuh dengan persaingan dan sulit ditaklukan. Tetapi sebenarnya ada dampak negatif dan positif bagi desa dan kota dengan adanya urbanisasi ini.

Dampak Positif 

1. Bagi Kota
a. Kota mendapatkan tanaga kerja yang melimpah karena banyak penduduk desa yang ke kota. Tenaga kerja tersebut biasanya gajinya murah dan bisa bekarja secara fisik.
b.  Penduduk kota yang banyak menyebabkan terjadinya perdagangan yang besar. Hal ini disebabkan karena penduduk itu merupakan potensi konsumen yang baik untuk memasarkan produk-produk hasil produksi, makanya di kota banyak kita temui mal atau supermarket.
c. Pembangunan kota menjadi lebih cepat karena dukungan sumber daya manusia yang melimpah pada semua sektor kehidupan.
d. Munculnya banyak sekolah dan perguruan tinggi yang berkualitas. Karena persaingan yang begitu ketat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak maka banyak penduduk yang memilih lembaga pendidikan yang berkualitas.
e. Industri berkembang dengan baik. Hal ini dikarenakan banyak tenaga kerja dan banyaknya konsumen yang ada di kota.

2. Bagi Desa
a. Kesejahteraan penduduk desa meningkat, karena penduduk yang berhasil di kota akan mengirimkan uang ke desa.
b. Munculnya penduduk desa yang punya pendidikan tinggi, karena ada sebagian penduduk yang sekolah pada perguruan tinggi di kota.
c. Adanya alih teknologi. Penduduk desa yang di  kota akan memberikan pengetahuannya kepada penduduk desa tentang teknologi yang suda berkembang di kota.
d. Adanya perhatian dari pemerintah untuk membangun desa supaya pemerintah bisa sukses untuk menghambat laju urbanisasi.
e. Adanya industri kecil dan keluarga yang berkembang di desa, karena penduduk kota yang kembali ke desa akan membuat industri skala kecil di desa, dimana pengetahuan kerajinan itu dia dapatkan sebelumnya di kota.

Dampak Negatif

1. Bagi kota  
a. Banyaknya pengangguran yang ada di kota, karena penduduk desa yang berurbanisasi mempunyai kualitas yang rendah. Sehingga tidak mampu bersaing di kota.
b. Munculnya tidak kriminal. Ini adalah ekses negatif dari pengangguran, sehingga banyak orang yang gelap mata untuk melakukan tindak yang tidak terpuji untuk memenuhi kebutuhannya.
c. Pemukiman kumuh yang semakin banyak dibangun di bantaran sungai sehingga menimbulkan banjir dan rendahnya mutu kesehatan.
d. Kemiskinan yang meningkat drastis di kota karena banyak orang yang tidak mendapat pekerjaan.
e. Kota semakin padat dan jalanan menjadi sangat macet. Sehingga mobilisasi penduduk kota menjadi terganggu. 

2. Bagi desa
a. Desa menjadi sepi dan kekurangan tenaga kerja karena penduduknya pindah ke kota.
b. Pembangunan desa menjadi terhambat karena kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas.
c. Banyaknya fasilitas dan potensi desa yang terbengkalai, misalnya aliran irigasi menjadi tidak berguna karena banyak sawah yang tanami, karena petaninya pindah ke kota.
d. Industri kecil dan industri rakyat menjadi tidak berkembang dengan baik.
e. Fasilitas pendidikan dan kesehatan juga tidak bisa berkembang karena keengganan guru dan dokter untuk bekerja di desa.

Bagaimana cara mengatasi permasalahan akibat jumlah penduduk yang besar?

Penduduk Indonesia yang sudah mencapai 240 juta jiwa saat ini telah menjadi masalah yang sangat serius. Penduduk yang begitu besar telah menempatkan Indonesia menjadi 4 besar negara penduduk terbesar di Dunia di bawah China, India dan Amerika Serikat. Masalah yang sering terjadi dengan penduduk yang besar adalah :

1. Banyaknya jumlah pengangguran
Hal ini terjadi karena jumlah lapangan kerja tidak sebanding dengan angkatan kerja. Sehingga sebagian besar tenaga kerja tidak kebagian pekerjaan yang layak. Pengangguran bisa menjadi masalah yang besar karena menimbulkan banyak ekses negatif, terutama semakin sedikitnya pendapatan masyarakat yang memicu banyaknya tindak kriminal dan semakin meningkatnya kemiskinan.

2. Kebutuhan semakin meningkat
Negara harus bersiap menjaga ketahanan pangan karena jumlah penduduk yang terus meningkat. Menurut data BPS kebutuhan beras pada tahun 2014 sebanyak 34,4 juta ton beras. Pada tahun 2015 pasti terus meningkat lagi. Dengan meningkatnya kebutuhan itu maka pemerintah harus menimpor sebagaian kebutuhan. Padahal impor itu bisa mengurangi devisa dan pendapatan negara. 

3. Munculnya Ketidakmertaan Jumlah penduduk
Pada pulau Jawa terlalu banyak penduduk, sedangkan di pulau-pulau lain penduduknya sedikit. Di Jawa muncul banyak pemukiman-pemukiman kumuh dan padat. Sementara banyak daerah yang kekurangan tenaga kerja karena terlalu sedikitnya jumlah penduduk.

4. Adanya kesenjangan ekonomi yang lebar
Banyaknya jumlah penduduk tidak dibarengi dengan pemertaaan kesejahteraan. Sebagian besar penduduk hidup penuh kekurangan sementara hanya sebagian kecil yang menikmati kemakmuran yang berlebih. 

Cara yang tepat untuk memecahkan masalah dari penduduk yang besar adalah :

1. Memantapkan program KB
Dengan program KB diharapkan bisa menghambat laju pertambahan penduduk. Dengan slogan "2 anak lebih baik" bisa menjadi pendorong bagi setiap keluarga untuk membatasi kelahiran demi kepentingan nasional yang meningkatkan kesejahteraan penduduk secara keseluruhan.

2. Melaksanakan Program transmigrasi
Tujuan transmigrasi agar terjadi pemerataan jumlah penduduk di seluruh Indonesia. Program ini sangat baik dalam menyebarkan sumber daya manusia agar semua daerah bisa membangun dengan baik. 

3. Memperluas lapangan kerja
Usaha pemerintah untuk terus membuka lapangan kerja baru menjadi program yang wajib. Hal ini karena setiap tahun angkatan kerja baru terus bermunculan. Dengan semakin banyak yang bekerja diharapkan pengangguran bisa dikurangi dan kesejahteraan rakyat menjadi meningkat.

4. Harus ada pemerataan pembangunan
Pemerintah harus memperhatikan daerah-daerah yang masih tertinggal. Agar mereka bisa mendapat anggaran yang besar. Diharapakan dengan meningkatkan anggaran bisa membantu pembangunan di daerah-daerah tersebut. 

5. Peningkatan fasilitas kesehatan
Dengan fasilitas kesehatan yang memadai maka kesehatan masyarakat bisa meningkat. Selain itu fasilitas kesehatan yang baik akan membantu kesuksesan program keluarga berencana atau KB. Karena masyarakat jadi mudah untuk mendapat obat-obatan atau pelayanan KB lainnya.

6. Peningkatan mutu pendidikan
Pendidikan bisa meningkatkan mutu SDM sebuah negara. Penduduk yang berpendidikan bisa mengahsilkan produktifitas yang tinggi untuk pembangunan. Selain itu pendidikan bisa membuat rakyak lebih realistis dalam membangun sebuah keluarga. Mereka akan lebih ikut program KB karena kesadaran yang terbentuk dari pendidikan.  

Saturday, October 11, 2014

Akhir-akhir ini harga sayuran mengalami kenaikan yang signifikan, ditinjau dari sisi ilmu geografi.

Harga sayuran yang terus naik. Secara geografis bisa dijelaskan sebagai berikut.

Perbedaan harga itu terjadi karena adanya perbedaan tempat. Artinya suatu barang akan mempunyai nilai yang berbeda jika dipindahkan dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Misalnya : sayuran bisa mempunyai harga yang lebih tinggi jika dipindah dari desa sebagai tempat menanam ke kota sebagi tempat penjualan.

Jika sayuran semaki naik maka secara geografis karena :

1. Ada masalah terhadap perpindahan barang tersebut. Misalnya jalan atau jembatan rusak akan membuat distribusi sayur dari desa ke kota menjadi terganggu sehingga di kota sayuran menjadi langkah dan harganya menjadi lebih mahal.

2. Adanya perubahan iklim dan cuaca, Misalnya terjadi musim kemarau yang terlalu lama akan menyebabkan banyak petani sayuran yang gagal panen sehingga sayuran menjadi langka dan harganya juga akan meningkat.

3. Kurangnya fasilitas  tranportasi sehingga hasil produksi petani tidak dapat dipindahkan secara cepat ke pasar di kota. Apalagi sayuran adalah benda yang cepat rusak. Maka tranportasi bisa menjaga harga sayuran agar tetap normal,