Thursday, September 18, 2014

Jelaskan latar belakang bangsa-bangsa Barat datang ke Indonesia!

  1. Dikuasainya  Konstantinopel oleh Turki pada tahun 1453
  2. Adanya keinginan membuktikan pernyataan beberapa ilmuwan saat itu bahwa  bumi bernbentuk bulat     
  3. Berkembangnya Ilmu pengetahuan dan teknologi pada teknologi pembuatan  kapal, navigasi dengan kompas dan pembuatan meriam
  4. Keinginan mengembara untuk menjelajahi dunia                                                                                  
  5. Keinginan meneruskan  perang salib
  6. Buku Karangan MArcopolo Book of Various experiences yang artinya  keajaiban dunia yang merupakan cerita perjalanan Marcopolo yang mengambarkan daerah Asia yang mempunyai  alam begitu indah , tanah yang subur dan mempunyai kekayaan alam yang melimpah.
  7. Selain itu ada buku dari  Tom Pires yang berjudul Suma Orriental yang menceritakan kesuburan tanah asia  dan iklim yang bersahabat bagi semua manusia
  8. Mencari bumbu atau bahan rempah-rempah yang digunakan untuk  menghangatkan tubuh
  9. Mempuyai tujuan 3 G yang terdiri atas : Gold yaitu mencari emas atau kekayaan, Glory yang artinya mencari kemuliaan & kejayaan dan Gospel artinya menyebarkan agama Kristen.

Tuesday, September 16, 2014

laporan singkat tentang perlawanan atau perang yang terjadi di berbagai daerah Indonesia

Nama Perlawanan : Perang Saparua di Ambon
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Thomas Matulesi
Pemimpin Perjuangan
Sikap Pantang menyerah dan pemberani
2
Christina Martha Tiahahu
Pejuang Wanita
Pemberani dan selalu berjuang pantang menyerah

Nama Perlawanan : Perang Paderi di Sumatra Barat 
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Tuanku Imam Bonjol
Ulama dan Pemimpin perjuangan
Memegang teguh ajaran agama dan gigih memperjuangkan kemerdekaan

Nama Perlawanan : Perang Diponegoro  1825-1830
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Pangeran Diponegoro
Pemimpin perjuangan
Pantang menyerah dan sangat melindungi rakyat jelata

Nama Perlawanan : Perang Aceh
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Sultan Iskandar Muda
Sultan dan pemimpin perjuangan
Pemimpin yang melindungi rakyatnya
Pejuang yang gigih
Pantang menyerah
2
Tengku Umar
Pemimpin Perang gerilya
Pantang menyerah
Jujur
Memperjuangkan kemerdekaan
3
Cut Nyak Dien
Pemimpin Wanita Aceh
Pemimpin yang melindungi rakyatnya
Pejuang yang gigih
Pantang menyerah

Nama Perlawanan : Perlawanan Sisingamangaraja di Sumatra Utara
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Sisingamangaraja XII
Pemimpin perjuangan
Pemimpin yang melindungi rakyatnya
Pejuang yang gigih
Pantang menyerah

Nama Perlawanan : Perang Banjar
No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
1
Pangeran Antasari
Pemimpin perjuangan
Pemimpin yang melindungi   rakyatnya
Pejuang yang gigih
2
Prabu Anom
Pemimpin perjuangan
Berjuang pantang menyerah
3
Pangeran Hidayat
Pemimpin perjuangan
Berjuang pantang menyerah

Nama Perlawanan : Perang Jagaraga di Bali 

No
Nama Tokoh
Peran dalam Peristiwa Nilai
Keteladanan
`1
Raja Buleleng
Pemimpin perjuangan
Berjuang pantang menyerah

Monday, September 15, 2014

Upaya mempertahankan dan mengisi kemerdekaan

1) Upaya mempertahankan kemerdekaan, antara lain :
a. Siap sedia membela tanah air
b. Menjaga keutuhan bangsa dan negara
c. Menolak campur tangan atau intervensi asing
d. Memperkuat sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta

2) Upaya mengisi kemerdekaan kemerdekaan, antara lain :
a. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk  membangun bangsa
b. Menciptakan kondisi masyarakat yang aman dan saling toleransi satu dengan lainnya
c. Meningkat pembangunan disegala bidang dan merata diseluruh daerah di Indonesia

d. Menciptakan inovasi-inovasi dalam bidang ekonomi agar rakyat lebih sejahterah

Pengamatan Perilaku Penjajahan

Cobalah kamu amati perilaku di  sekolah serta masyarakat sekitar kalian. Apakah ada yang memperlihatkan sifat penjajahan? Tulislah tingkah laku itu  tersebut dan jelaskan alasanmu!



No
Perilaku bersifat Penjajahan
Alasan
1
Memberi gaji rendah kepada karyawan
Karena dengan memberi gaji yang rendah pada karyawan padahal dia sudah bekerja keras untuk perusahaan. Itu namanya penjajahan karena sifat penjajah hanya memeras keringat rakyat jajahannya tanpa memberikan imbalan yang sebanding kepada rakyat yang dijajahnya,
2
Rentenir atau memberi bunga yang tinggi kepada peminjam
Karena sifat penjajah suka memeras, jadi orang yang suka rentenir sama juga suka memeras sesamanya dengan bunga tinggi pada pinjaman, itu juga disebut panjajah
3
Suka memaksakan kehendak saat musyawarah
Karena sifat penjajah tidak mau mengalah apalagi dengan rakyat jajahanya. Jadi kalau suka memaksakan kehendak termasuk sifat penjajah

Saturday, September 13, 2014

Identifikasilah beberapa peninggalan zaman Hindia Belanda


No.
Nama
Peninggalan
Isi Peninggalan
Kondisi
Peninggalan
Hubungan
dengan
Peristiwa
1.
Gowa Selarong
di Yogyakarta
1. Tempat ibadah
2. Bekas tempat tinggal Pangeran Diponegoro dan pasukannya
1. Sangat Terawat
2. Sering ada kunjungan masyarakat
Perang
Diponegoro
2.
Jembatan Merah
Jembatan Sungai  kalimas Surabaya
Kondisi sangat bagus dan terawat dan masih digunakan sampai sekarang
Tempat pertempuran Arek-arek Surabaya melawan Sekutu
3.
tugu Proklamasi
1. Patung Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta Sedang membaca Naskah Proklamasi
Sangat Baik dan banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia
Tempat pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
4
Lapangan Ikada (sekarang kawasan Monas)
Terdapat taman dengan Tugu Monumen Nasional atau Monas
Sangat Baik dan banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia
Rapat Raksasa Lapangan Ikada pada tanggal 19 September 1945, ketika presiden Sukarno berpidato di hadapan ribuan rakyat dalam rangka memperingati 1 bulan proklamasi kemerdekaan.

Jelaskan Lima Teori Masuknya Agama Hindu-Buddha di Nusantara !

a. Teori Brahmana
Teori ini disampaikan oleh J.C. van Leur. Dia berpendapat kepala- kepala suku di Nusantara  ingin dan tertarik belajar agama Hindu. Kemudian Mereka  mendatangkan brahmana yang berasal dari  India untuk belajar  agama Hindu dan  menguatkan kekuasaannya agar sama dengan kekuasaan raja-raja di India. Dan selanjutnya Para Brahmana itu dijadikan penasihat raja. teori ini menyimpulkan bahwa agama Hindu disebarkan  dari lingkungan istana yang selanjutnya ke masyarakat kecil.
b. Teori Ksatria
Menurut teori ini menyatakan bahwa peperangan yang sering terjadi di India menyebabkan sebagian ksatria yang kalah kemudian datang ke Nusantara dan membuat koloni atau kerajaan di Nusantara, dan dari kaum ksatria itu Agama Hindu-Buddha disebarkan ke rakyak di nusantara

c. Teori Waisya
teori ini menyatakan bahwa kaum pedagang yang menyebarkan agama Hindu, mereka datang ke Nusantara untuk berdagang dan mempunyai istri dari orang pribumi kemudian menyebarlah Agama Hindu-Buddha di Nusantara.
d.       Teori Sudra
Teori ini menyatakan bahwa ada sebagian kaum sudra dari india yang datang ke Nusantara dan menyebarkan agama Hindu-Buddha di Nusantara.
e.       Teori Arus Balik

Teori ini menyatakan bahwa pedagang Nusantara juga melakukan perdagangan sampai ke India, di India mereka melakukan hkomunikasi dan mempelajari agama Hindu-Buddha dari kaum Brahmana, kemudian mereka kembali ke Nusantara dan menyebarkan agama Hindu-Buddha di Nusantara.

Thursday, September 11, 2014

bentuk pendidikan pada zaman Praaksara, Hindu-Buddha, dan Islam



Masa
Bentuk Pendidikan
Praaksara
Bentuk pendidikan masih sangat sederhana yaitu: Pendidikan yang diberikan dari orang tua kepada anaknya. Pendidikan tersebut berupa cara-cara bertahan hidup dengan berburuh dan mengumpulkan makanan serta bercocok tanam
Hindu-Buddha
pelaksanan pendidikan oleh kaum brahmana mulai tingkat dasar hingga tingkat tinggi. Pendidikan pada saat itu tidak formal dan murid bisa berpindah ke guru yang lain. Para bangsawan mendapatkan pendidikan dengan  mengundang guru untuk mendidik anak-anaknya di lingkungan istana atau juga mengirim  anak  untuk belajar ke guru-guru tertentu. Sedangkan Pendidikan keterampilan dilaksanakan secara turun-temurun antar generasi  pada kastanya masing-masing.
Islam
pendidikan di Langgar atau musholah atau surau yaitu Bangunan mirip masjid yang berukuran lebih kecil yang fungsinya untuk  menyempurnakan pendidikan di keluarga. Isi Materi yang disampaikan adalah rukun Islam dan Iman, kemudian membaca Al-Quran, belajar membaca Iqro dan belajar tuntunan Shalat yang benar. Metode pendidikan  yang dipakai yaitu metode sorogan
- Pendidikan di  Pesantern yang merupakan sebuah  lembaga pendidikan Islam yang paling tua di wilayah Indonesia yang mempunyai fungsi sebagai benteng pertahanan umat Islam, pusat dakwah Islam, serta pusat pengembangan dan pembangunan masyarakat muslim di Indonesia.Pesantren memiliki  kekhasan  tersendiri yaitu santri atau murid tinggal dalam sebuah asrama bersama kyai atau guru dalam satu kompleks tertentu yang mandiri